| Add caption |
Pria
“Amfibi”… – yang berpikir bahwa baik
kehidupan dunia maupun akhirat tidak seharusnya dijalani secara berlebihan… dan
bahwa keduanya harus dijalani secara seimbang.
Sebagian
pria yang kukenal terlalu agamis…
Mereka
berpikir bahwa tanda hitam di dahi adalah indikator ketaqwaan seseorang.
Mereka
berpikir bahwa Allah SWT hanya ada di atas sajadah dan di dalam Al-Qur’an.
Pria-pria
lain yang kukenal malah terlalu terlena dengan kenikmatan duniawi…
Pria-pria
ini berpikir bahwa mereka diberikan kehidupan untuk bisa menegak alkohol
sepuas-puasnya dan menjadikan wanita-wanita di tempat “bergaul” atau club-club
malam yang biasa mereka kunjungi sebagai pacar-pacar mereka.
Yang
lainnya lagi berpikir bahwa kita hidup hanya untuk hari ini. Mereka berpikir
“Jalani dan nikmati saja hidup kita hari ini! Buat apa pusing-pusing memikirkan
hari esok yang tak pasti???”.
Tapi
di mana harus kutemukan pria Amfibi ini ?
Pria
yang selalu menegakkan Shalat Fardhu 5 waktu…
Dan
masih sempat menonton konser band rock favoritnya atau pertunjukkan
musik akustik yang sangat dia gemari.
Pria
yang menjadikan mengaji sebagai bagian dari rutinitas hariannya, menjadikan
Al-Qur’an sebagai pedoman hidupnya…
Dan
mengisi waktu luangnya dengan memetik senar-senar gitar kesayangannya sambil
menyenandungkan playlist lagu-lagu yang sangat hobi dia nyanyikan.
Pria
yang selalu berdecak kagum sambil memandangi keindahan ciptaanNya…
Saat
dia berhasil menaklukkan puncak gunung yang selalu ingin didakinya.
Dan
tak pernah berhenti mengagumi kebesaranNya…
Setiap
kali dia berhasil mengarungi jeram-jeram sungai yang deras.
Pria
yang menjadikan Rasulullah SAW dan Albert Einstein (atau tokoh duniawi
lainnya) sebagai tokoh panutannya.
Pria
yang berpikir bahwa menjalin hubungan baik dengan orang lain adalah cara untuk
mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Pria
yang percaya bahwa membangun Sekolah atau membangun Rumah Sakit adalah pilihan
cara untuk beribadah yang sama baiknya dengan membangun Mesjid.
Pria
yang mendalami Islam dan menjalankan ibadah dengan penuh kekhusyukan… tapi
tidak lupa untuk bersenang-senang dan menikmati hidup yang telah dikaruniai
oleh Allah SWT.
Pria
yang punya mimpi-mimpi besar karena dia berpikir bahwa untuk itulah Allah SWT memberikannya
akal, kepandaian dan keterampilan.
Yang
juga dapat mendukungku dalam mengejar dan mencapai semua impian dan cita-citaku
karena dia berpikir bahwa untuk itulah Allah SWT memberikanku akal, kepandaian
dan keterampilan.
Pria
yang menjalani semua tugas dan kewajibannya dengan maksimal untuk menggapai
tujuan-tujuan yang mulia, agar dia tak menyiakan-nyiakan kehidupan dan umur
yang telah diberikan oleh Allah SWT.
Pria
yang akan dengan senang hati memberikan sebagian ilmu dan harta yang
dimilikinya sebagai cara untuk meningkatkan ketaqwaannya dan sebagai bentuk
ibadah kepada Allah SWT.
Pria
yang tidak hanya jago berceramah tentang Islam…
Namun
secara teknis dan aplikatif juga bisa menuntunku ke jalanNya.
Pria
yang selalu punya cara untuk menerapkan ilmu agamanya dalam menjalani
kehidupannya sehari-hari dan membina hubungan baik dengan orang-orang di
sekitarnya.
Pria
yang kucari…
Dia
tak perlu menjadi pria yang sempurna.
Cukup
menjadi Amfibi saja…
|
There’s no need to rush. If something is meant to be, it will happen. In the right time, with the right person, for the best reason As the earth reclaims it due And the cycle starts a new.......
Minggu, 11 Maret 2012
PRIA AMFIBI
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
2 komentar:
kalo dicium pria amphibi ini, si pria jadi pangeran ampibi atau si putri jadi wanita alibi eh ampibi...
mmmm.....
man to man I think its not good,
man to woman I have no comment,,hahhahaha
Posting Komentar